Kesuksesan Karir Thomas Tuchel

Kesuksesan Karir Thomas Tuchel

 

Kesuksesan Karir Thomas Tuchel

 

Thomas Tuchel merupakan manajer saat ini di klub Liga Premier Chelsea FC, dan mantan bos PSG, Borussia Dortmund, Mainz 05 dan FC Augsburg II. Dia telah mempunyai pelbagai kesuksesan selama kisah karir manajerialnya dan dikenal sebab slot online yang sering kasih jackpot gaya permainannya yang taktis. Tuchel lulus dari University of Stuttgart dengan gelar di bidang administrasi bisnis, dan sebelumnya berprofesi sebagai bartender.

Sebelum hari-hari kepelatihannya, pelatih asal Jerman itu mempunyai waktu singkat sebagai pemain, tapi karirnya terhenti sebab cedera tulang rawan lutut. Tuchel bermain secara lokal di Krumbach sebelum pindah ke akademi FC Augsburg pada tahun 1988. Dia tak pernah tampil untuk tim dan dibebaskan.

Melainkan, dia kemudian diberi peluang untuk bermain untuk klub Bundesliga 2 Stuttgarter Kickers pada tahun 1992. Tuchel tak mempunyai kemujuran terbaik dalam hal bermain, dan setelah dua musim di Kickers dia dijatuhkan dan bergabung dengan SSV Ulm di Jerman. tingkat keempat. Nasib naasnya berlanjut pada 1998, di umur 25 tahun, Tuchel seharusnya pensiun bermain setelah mengalami cedera tulang rawan lutut.

Tidak lama setelah pensiun, Tuchel mulai melatih dan mengelola. Dia menjadi pelatih muda VfB Stuttgart pada tahun 2002, di mana dia menolong mengembangkan orang-orang seperti Mario Gomez dan Holger Badstuber. Pekerjaannya yang mengesankan kisah di Stuttgart membuatnya kembali ke Augsburg pada tahun 2005 sebagai pelatih muda.

Dia terus mengembangkan keterampilan kepelatihannya, dan pada musim 2007/08 dia menjadi pelatih kepala Slot Resmi Augsburg II. Setelah sukses  besar di Prancis, Tuchel bergabung dengan Chelsea selama kampanye 2020/21, menggantikan legenda klub Frank Lampard. Kemenangan pertama Tuchel sebagai bos Chelsea merupakan kemenangan kandang 2-0 melawan Burnley.

Ini akan menjadi awal dari pemecahan rekor. Setelah melanjutkan kemenangan di liga, serta rekor Liga Champions dan Piala FA yang impresif, Tuchel mencatat rekor tak terkalahkan dalam 13 perlombaan, mencatat rekor rekor tak terkalahkan terlama oleh pelatih kepala dalam sejarah Chelsea. Rekor tak terkalahkannya berakhir pada 14 saat timnya kalah 5-2 dari West Bromwich Albion.

Chelsea asuhan Tuchel mengakhiri musim 2020/21 dengan nasib yang pelbagai. Pelatih asal Jerman itu membawa klub ke posisi keempat di Liga Premier , tapi mereka judi slot online bet kecil ditumbangkan oleh Leicester City 1-0 di final Piala FA. Dua pekan kemudian kekecewaan Wembley dengan pesat dilupakan saat Chelsea memenangkan trofi Liga Champions kedua mereka setelah menang 1-0 atas Manchester City di Porto.